07, 2026
Nasional

Cerita Joey Pelupessy Ingin Ikut Perayaan Juara FIFA ASEAN Cup di Jakarta, tapi Harus Buru-Buru ke Bandara

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dari Perayaan Juara di Jakarta, Joey Pelupessy Harus Buru-buru ke Bandara

Gelandang tim nasional Indonesia, Joey Pelupessy, mengungkapkan pengalamannya mengikuti rangkaian perayaan juara FIFA ASEAN Cup di Jakarta, Sabtu (11/1/2025) malam. Dalam sesi jumpa pers yang digelar di kawasan Senayan, pemain berusia 31 tahun itu menceritakan bagaimana ia harus buru-buru meninggalkan lokasi perayaan untuk mengejar penerbangan kembali ke Belanda bersama klubnya, namun tetap berusaha menikmati setiap momen kebersamaan dengan rekan-rekan setimnya.

Pelupessy mengaku mendapatkan izin khusus dari klubnya, SC Heerenveen, untuk terbang ke Jakarta setelah tim Garuda memastikan gelar juara. Ia tiba di Jakarta pada Jumat (10/1/2025) siang, atau sekitar lima belas jam setelah pertandingan final leg kedua melawan Vietnam di Hanoi berakhir dengan kemenangan Indonesia.

Perjalanan Panjang demi Perayaan Emas

Pemain kelahiran Nijverdal, Belanda, itu menempuh perjalanan udara lebih dari 16 jam dengan satu kali transit di Doha, Qatar. Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, ia langsung menuju hotel tempat rekan-rekannya menginap untuk bergabung dalam sesi foto dan syukuran internal. Ia mengaku tidak ingin melewatkan momen bersejarah tersebut meskipun hanya bisa berada di Jakarta kurang dari 24 jam.

"Saya merasa harus hadir. Ini gelar pertama Indonesia di turnamen ini, dan saya bagian dari tim ini. Tidak mungkin saya hanya menonton dari jauh," kata Pelupessy dalam sesi jumpa pers yang berlangsung selama sekitar tiga puluh menit.

Perayaan di Jakarta Berlangsung Singkat

Rangkaian perayaan dimulai pada Sabtu sore dengan kirab dari hotel menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pelupessy terlihat ikut berdiri di atas bus terbuka bersama pemain lain seperti Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Marselino Ferdinan. Ia melambaikan tangan kepada ribuan suporter yang memadati jalanan, sebagian di antaranya membawa bendera merah putih dan spanduk bergambar wajah para pemain.

Setelah kirab, tim melanjutkan syukuran tertutup di sebuah ballroom hotel di kawasan Thamrin. Pelupessy mengaku hanya sempat mengikuti dua jam pertama acara sebelum akhirnya harus berpamitan. Jadwal penerbangan internasionalnya ke Amsterdam melalui Doha dijadwalkan lepas landas pada pukul 23.45 WIB, sehingga ia harus meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.30 WIB untuk menghindari kemacetan menuju bandara.

"Saya masih ingin berada di sana, bernyanyi bersama, foto bersama. Tapi klub sudah memberi saya tenggat waktu. Saya harus kembali untuk pertandingan liga hari Selasa," ujarnya.

Hubungan Erat dengan Suporter Indonesia

Pelupessy pertama kali memperkuat tim nasional Indonesia pada tahun 2024 melalui jalur naturalisasi. Sejak saat itu, ia telah mencatatkan tujuh penampilan di berbagai ajang internasional. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama di lini tengah, perannya sebagai pemain senior dianggap penting untuk menjaga keseimbangan skuad muda asuhan pelatih Shin Tae-yong.

Dalam jumpa pers tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang telah mendukung tim selama turnamen berlangsung. Menurutnya, atmosfer di Stadion Gelora Bung Karno pada laga kandang melawan Laos dan Filipina menjadi salah satu pengalaman paling berkesan sepanjang kariernya.

"Sepanjang karier saya bermain di Belanda, saya belum pernah merasakan dukungan seperti di sini. Bahkan di bandara tadi pagi, banyak orang menyapa dan meminta foto. Itu luar biasa," tuturnya.

Tantangan Kembali ke Klub

Setelah meninggalkan Jakarta, Pelupessy dijadwalkan tiba di Amsterdam pada Minggu (12/1/2025) pagi waktu setempat. Ia kemudian langsung melanjutkan perjalanan darat ke Heerenveen, yang berjarak sekitar satu setengah jam dari ibu kota Belanda tersebut. Manajemen SC Heerenveen sebelumnya menyatakan telah memberikan dispensasi kepada Pelupessy karena komitmennya bersama tim nasional Indonesia dianggap sebagai pencapaian penting.

Pelatih SC Heerenveen, Robin van Persie, dikabarkan menyambut baik keikutsertaan Pelupessy dalam perayaan juara tersebut, dengan catatan pemain tetap dalam kondisi prima untuk pertandingan Eredivisie melawan PEC Zwolle pada Selasa (14/1/2025).

Meski harus melewatkan sebagian besar perayaan, Pelupessy menyatakan tidak menyesal. Baginya, keputusan terbang ke Jakarta merupakan bentuk penghormatan kepada rekan setim, pelatih, dan seluruh pendukung tim nasional Indonesia. Ia berharap gelar FIFA ASEAN Cup ini dapat menjadi fondasi bagi prestasi yang lebih besar di masa depan, termasuk target lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

"Saya pulang dengan hati penuh. Ini bukan akhir, ini awal. Kita punya kualitas, kita punya suporter, dan kita harus percaya bahwa Indonesia bisa lebih tinggi lagi," pungkasnya sebelum meninggalkan ruangan jumpa pers menuju kendaraan yang telah menunggunya di lobi hotel.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter