16, 2026
Nasional

Gaungkan Green Policing, Kapolda Metro Jaya Ajak Personel Peduli Lingkungan

Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto dukung program Green Policing. Fokus pada kebersihan lingkungan dan kolaborasi dengan masyarakat untuk pengelolaan sampah.]]>

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gaungkan Green Policing, Kapolda Metro Jaya Ajak Personel Peduli Lingkungan

Gaungkan Green Policing, Kapolda Metro Jaya Ajak Personel Peduli Lingkungan

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Polisi Nana Sudjana mengajak seluruh jajaran personelnya untuk mengimplementasikan konsep Green Policing atau polisi hijau dalam tugas sehari-hari. Gagasan ini dia sampaikan dalam acaranya yang bertemakan "Gerakan Green Policing Menuju Polisi Maju dan Berkualitas" yang digunakan di Polda Metro Jaya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolda Metro Jaya, Green Policing merupakan bagian integral dari transformasi Polri menuju organisasi yang modern dan berorientasi pada keberlanjutan. Konsep ini mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap aspek tugas kepolisian, mulai dari penegakan hukum hingga layanan kepada masyarakat.

"Kita harus sadar bahwa tugas kita tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. Green Policing bukan sekali slogan, melainkan komitmen nyata kita bersama," ujar Nana Sudjana dalam sambutannya.

Implementasi Konsep Green Policing

Dalam praktiknya, Green Policing di Polda Metro Jaya akan diwujudkan melalui berbagai program konkret. Salah satunya adalah pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan operasional. Setiap satuan kerja diminta mengganti botol plastik dengan botol minum yang dapat digunakan berulang kali serta mengurangi penggunaan alat tulis sekali pakai.

Selain itu, polisi Metro Jaya juga akan mengembangkan program tanam pohon di sekitar kantor serta area tugas. Program ini tidak hanya bertujuan untuk menambah ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai simbol komitmen polisi dalam menjaga lingkungan. Personel juga akan dibekali pengetahuan tentang pentingnya kelestarian lingkungan melalui pelatihan rutin.

"Kita akan mulai dari hal-hal kecil. Misalnya, setiap polisi wajib membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja dan mengurangi penggunaan styrofoam. Kita perciba perubahan kecil ini akan memberikan dampak besar jika dilakukan bersama-sama," jelas Kapolda.

Tanggung Jawab Lingkungan dalam Tugas Kepolisian

Dalam penegakan hukum, Green Policing berarti mengedepankan prinsip keberlanjutan. Misalnya, dalam operasi penangkapan, personel diminta untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kebijakan ini juga mencakup penggunaan kendaraan operasional yang ramah lingkungan serta pengurangan emisi karbon.

Polda Metro Jaya juga berencana membentuk satuan tugas khusus yang akan memantau implementasi Green Policing di setiap satuan kerja. Satuan ini akan bertanggung jawab mengumpulkan laporan, mengevaluasi program, serta mengusulkan inovasi baru terkait pelestarian lingkungan.

"Kami akan membuat sistem penilaian kinerja yang mempertimbangkan aspek lingkungan. Polisi yang aktif dalam gerakan Green Policing akan mendapatkan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi," tambah Nana Sudjana.

Respons Positif dari Jajaran

Gagasan Green Policing mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan di internal Polda Metro Jaya. Banyak personel menyatakan dukungan terhadap inisiatif ini dan bersedia berpartisipaktif dalam implementasinya.

"Sangat antusias dengan program ini. Sebagai polisi, kita juga memiliki peran dalam menjaga lingkungan. Misalnya, saat melaksanakan patroli, kita bisa sekaligus membersihkan sampah di sepanjang jalan," kata Kompol Ahmad, salah satu personel Polres Metro Jakarta Barat.

Demikian pula dengan AKP Siti, personel Polsek Menteng yang mengaku sudah mulai menerapkan prinsip Green Policing dalam kehidupan sehari-hari. "Saya sudah mulai mengajak keluarga untuk mengurangi penggunaan plastik dan memisahkan sampah organik dengan anorganik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi warga lain," ujarnya.

Tantangan dan Masa Depan

Meski mendapatkan dukungan luas, implementasi Green Policing di Polda Metro Jaya tetap menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah perubahan perilaku yang memerlukan waktu dan keseriusan dari setiap personel. Selain itu, keterbatasan anggaran juga menjadi kendala dalam menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat sampah terpisah atau kendaraan ramah lingkungan.

Untuk mengatasi hal ini, Polda Metro Jaya berencana melakukan pendekatan bertahap dengan memulai dari polisi berpangkat rendah dulu. Selain itu, kerjasama dengan pihak eksternal seperti LSM lingkungan dan pemerintah daerah juga akan intensifkan untuk memperkuat program ini.

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa Green Policing bukan program sekali jalan, melainkan komitmen jangka panjang. "Kita akan terus evaluasi dan kembangkan program ini agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada. Tujuan akhirnya adalah menciptakan polisi yang tidak hanya handal dalam menegakkan hukum, tetapi juga peduli terhadap lingkungan," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter