17, 2026
Politik

Jaga Kelancaran Pasokan, Pemerintah Instruksikan Armada Distribusi BBM Ditambah

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jaga Kelancaran Pasokan, Pemerintah Instruksikan Armada Distribusi BBM Ditambah

Untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Bali, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menginstruksikan PT Pertamina (Persero) untuk menambah armada kapal pengangkut BBM. Instruksi ini diberikan sebagai respons terhadap masalah distribusi yang terjadi di beberapa wilayah, terutama kendala dalam pengiriman BBM dari Jawa Timur ke Bali.

Bahlil menegaskan bahwa stok BBM nasional dalam keadaan aman dan memadai. Masalah yang muncul di beberapa daerah, khususnya Bali, bukan disebabkan oleh kelangkaan stok nasional, melainkan karena kendala logistik dalam distribusi.

"Saya tadi memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah, supaya bisa percepatan," ujar Bahlil dalam keterangan resminya pada Jumat (16/10).

Status Stok BBM Nasional

Menurut informasi yang diperoleh dari Pertamina, stok BBM nasional saat ini berada pada kisaran 16-18 hari kebutuhan nasional. Menurut Bahlil, kondisi ini masih dalam batas aman dan memenuhi standar minimal yang ditetapkan pemerintah.

"Tadi saya juga mendapat laporan dari Pertamina, secara stok nasional kita BBM itu di 16-18 hari. Jadi, stok BBM nasional Insyaallah itu aman," kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan lebih detail bahwa posisi stok BBM nasional yang berada di kisaran 16-18 hari tersebut merujuk pada jenis bensin RON 90 (Pertalite). Penurunan stok untuk jenis bensin ini disebabkan oleh pergeseran pola konsumsi masyarakat.

Sebagian besar konsumen yang sebelumnya menggunakan bensin dengan kadar oktan lebih tinggi, seperti RON 92 dan RON 95, kini beralih menggunakan RON 90 sebagai alternatif yang lebih ekonomis. Pergeseran pola konsumsi ini secara langsung mempengaruhi dinamika stok BBM di tingkat nasional.

Upaya Pemerintah Memastikan Kelancaran Pasokan

Sebagai respons terhadap situasi ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan kelancaran pasokan BBM di seluruh Indonesia. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penambahan armada kapal pengangkut BBM, terutama untuk rute yang mengalami kendala distribusi seperti dari Jawa Timur ke Bali.

"Untuk mencapai di angka 20 itu ya kita butuh waktu seminggu. Seminggu selesai. Tapi di 16-18 hari itu kan bukan berarti kita kekurangan standar minimal, itu masih oke," pungkas Bahlil.

Pemerintah memperkirakan bahwa stok BBM nasional akan kembali mencapai kisaran 20 hari kebutuhan dalam waktu sekitar satu pekan ke depan, seiring dengan berbagai upaya pemulihan persediaan yang sedang dilakukan. PT Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memegang monopoli distribusi BBM di Indonesia juga telah memastikan bahwa seluruh infrastruktur logistik berjalan dengan optimal.

Selain penambahan armada kapal, pemerintah juga memastikan bahwa operasional SPBU di seluruh Indonesia berjalan normal. Dengan berbagai langkah ini, diharapkan pasokan BBM di seluruh Indonesia, khususnya di Bali, dapat segera pulih dan tidak akan mengganggu kebutuhan masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter