24, 2026
Nasional

Kapolda Metro: Anggota yang 'Bermain' Narkoba Berhadapan dengan Saya

Nadia Kusuma
Nadia Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolda Metro: Anggota yang 'Bermain' Narkoba Berhadapan dengan Saya

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyatakan bahwa setiap anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam permainan narkoba akan berhadapan langsung dengannya. Pernyataan ini disampaikan Kapolda Metro Jaya saat memberikan sambutan dalam acara Rakornis Polri 2023 di Polda Metro Jaya, Rabu (15/2/2023).

"Saya tidak pernah gentar dan tidak pernah ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang terlibat narkoba. Bagi saya, tidak ada yang istimewa. Siapa pun dia, jika terbukti, akan saya hadapi langsung," tegas Kapolda Metro Jaya seperti dilansir dari laman resmi Polda Metro Jaya.

Ketegasan Kapolda dalam Memberantas Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa penyalahgunaan narkolaik di lingkungan Polri adalah masalah serius yang harus ditangani secara tegas. Ia menyatakan bahwa integritas anggota adalah fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Kita tidak bisa membiarkan ada anggota yang merusak nama baik Polri dengan terlibat dalam narkoba. Itu adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi," ujarnya.

Fadil Imran menjelaskan bahwa setiap laporan dugaan penyalahgunaan narkolaik oleh anggota akan ditindaklanjuti secara serius. Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara objektif dan profesional.

"Saya akan memastikan bahwa setiap kasus akan diselidiki hingga tuntas. Tidak ada yang akan diabaikan," tambahnya.

Mekanisme Pemeriksaan dan Sanksi

Kapolda Metro Jaya mengungkapkan bahwa Polda Metro Jaya telah memiliki mekanisme yang jelas dalam menangani kasus penyalahgunaan narkolaik oleh anggota. Mekanisme ini meliputi pemeriksaan urine secara rutin serta penyelidikan jika ada dugaan kasus.

"Kami memiliki unit internal khusus yang menangani masalah ini. Mereka adalah yang akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan," jelasnya.

Menurutnya, jika seorang anggota terbukti positif menggunakan narkoba, sanksi yang akan diterapakan sangat berat. Sanksi tersebut dapat mencakup pemecatan dari dinas Polri.

"Sanksi akan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tapi saya tegaskan, tidak akan ada penyelewengan dalam penanganan kasus ini," tegasnya.

Dampak pada Kinerja Kepolisian

Fadil Imran mengakui bahwa adanya anggota yang terlibat narkoba memberikan dampak negatif pada kinerja kepolisian secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa integritas anggota merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Ketika ada anggota yang terlibat narkoba, itu mencoreng citra Polri. Masyarakat akan kecewa dan kepercayaan akan hilang," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran Polda Metro Jaya untuk menjaga integritas diri dan tidak terjebak dalam permainan narkolaik. Ia juga meminta masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi kinerja anggota kepolisian.

"Saya mengajak masyarakat untuk menjadi mata dan telinga kita. Jika ada anggota yang mencurigakan, lapor ke kami," katanya.

Komitmen Menjaga Kebersihan Institusi

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa komitmen untuk menjaga kebersihan institusi Polri adalah prioritas utamanya. Ia menyatakan bahwa Polda Metro Jaya akan terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkolaik.

Fadil Imran berharap dengan langkah-langkah yang diambil, Polda Metro Jaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberantas penyalahgunaan narkolaik di lingkungan Polri.

"Saya yakin dengan komitmen bersama, kita bisa membersihkan Polri dari unsur yang merusak. Ini demi kejayaan Polri dan kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Kusuma

Fokus pada kesehatan anak, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter