Kebakaran RM Padang di Rawamangun, Api Membesar Saat Ganti Tabung Gas
Sebuah restoran masakan Padang di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, ludes terbakar pada Rabu (15/3) siang. Kebakaran yang diduga berasal dari proses pergantian tabung gas tersebut mengakibatkan kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Belum ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dua orang pegawai restoran mengalami luka ringan akibat terkena asap.
Kebakaran bermula sekiti pukul 11.30 WIB saat salah satu karyawan sedang melakukan pergantian tabung gas di dapur restoran. Saksi mata, Ahmad (35), yang berjualan di dekat lokasi kejadian mengungkapkan api langsung membesar setelah tabung gas baru dipasang.
"Tiba-tiba ada ledakan kecil dari dapur, lalu api langsung membesar dengan cepat. Api merebak ke arah atas dan sekitar dapur. Warga sekitar langsung berusaha memadamkannya menggunakan alat pemadam ringan, tapi api sudah terlalu besar," kata Ahmad kepada wartawan.
Respon Pemadam Kebakaran
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian. Sebanyak delapan unit mobil damkar diterjunkan untuk memadamkan api yang sudah menjalar ke seluruh dapur dan bagian depan restoran.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Damkar Jakarta Timur, Budi Santoso, menjelaskan proses pemadaman memakan waktu sekitar satu jam. Api berhasil dikuasai pada pukul 12.30 WIB setelah petugas melakukan pendalian air dari beberapa sisi.
Kerugian dan Evakuasi
Sebanyak dua pegawai restoran mengalami luka ringan akibat terkena asap tebal. Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. Seluruh karyawan dan pengunjung berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api membesar.
Kepala Polsek Pulogadung, Kompol Hendra, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan awal untuk menentangkan penyebab pasti kejadian. Namun berdasarkan keterangan saksi dan kondisi lokasi, kebocoran gas menjadi dugaan utama.
Dampak di Lingkungan Sekitar
Api yang membesar dengan cepat menyebabkan panas yang tinggi hingga menjangkau bangunan sekitar. Beberapa rumah warga dan kios yang berada di sebelah restoran mengalami kerusakan akibat terkena bara api dan asap hitam.
"Asapnya sangat pekat dan bau gas menusuk hidung. Saya langsung mengambil keluarga dan memindahkan barang-barang berharga ke luar rumah. Beberapa jendela di rumah saya pecah akibat ledakan kecil," kata Siti (42), warga setempat yang tinggal di seberang restoran.
Upaya Pencegahan
Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) Jakarta Timur, Maya Wijayanti, mengatakan pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak ke seluruh restoran dan warung makan di kawasan Rawamangun. Fokus inspeksi adalah penggunaan tabung gas dan sistem keamanan di dapur.
Sebanyak 15 petugas dari DPPM dan Damkar Jakarta Timur sudah diterjunkan untuk melakukan inspeksi di 50 warung makan dan restoran di kawasan Rawamangun. Pemerintah Daerah Jakarta juga akan memfasilitasi sosialisasi keamanan penggunaan gas bagi para pelaku usaha kuliner di wilayah tersebut.
Komentar (0)