30, 2026
Nasional

Kenangan dan Dukacita untuk Guruh Soekarnoputra

Guruh Soekarnoputra, adik Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia. Sejumlah tokoh mengucapkan duka cita hingga mengenang sosoknya.]]>

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kenangan dan Dukacita untuk Guruh Soekarnoputra

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Duka Mendalam Datang dari Berbagai Kalangan

Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno dan Fatmawati, telah meninggal dunia pada Rabu (12/7/2023) pagi di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kehilangan sosok yang dikenal sebagai seniman dan budayawan ini diterima dengan duka mendalam oleh keluarga besar, rekan seniman, dan masyarakat Indonesia secara luas.

Kabar duka ini pertama kali diumumkan oleh adiknya, Kartika Sari Dewi Soekarnoputra melalui akun media sosialnya. Dalam unggahannya, Kartika menginformasikan bahwa Guruh menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 05.30 WIB pagi tadi. "Almarhum meninggal dunia di RS Pondok Indah Jakarta pada pukul 05.30 WIB pagi ini," tulis Kartika.

Jenazah Disemayamkan di Rumah Duka

Jenazah Guruh Soekarnoputra telah disemayamkan di rumah duka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berbagai kalangan mulai berkunjung untuk memberikan dukungan dan mengucapkan belasungkawa. Di antara yang hadir adalah rekan seniman, politisi, serta kerabat dekat keluarga Soekarno.

Kepala Bagian Humas RS Pondok Indah, dr. Rima membenarkan bahwa Guruh dirawat di rumah sakit tersebut sejak beberapa waktu lalu. "Pak Guruh dirawat di RS Pondok Indah sejak beberapa hari terakhir karena kondisi kesehatannya yang menurun," ujar Rima singkat.

Perjalanan Seni dan Politik Guruh Soekarnoputra

Guruh Soekarnoputra dikenal luas sebagai seorang seniman multitalenta. Ia aktif dalam berbagai bidang seni, mulai dari musik, tari, hingga teater. Salah satu karya paling monumentalnya adalah "Gema Nusantara," sebuah proyek seni yang mengangkat keberagaman budaya Indonesia melalui pertunjukan musik dan tari yang spektakuler.

Di dunia musik, Guruh telah menciptakan banyak lagu yang menjadi bagian dari warisan musik Indonesia. Ia juga dikenal sebagai pendiri grup musik Swara Mahardhika yang sering menampilkan musik tradisional Indonesia dengan aransemen modern.

Selain sebagai seniman, Guruh juga pernah terjun ke dunia politik. Ia pernah menjadi anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan periode 2009-2014. Di parlemen, ia dikenal sebagai anggota yang aktif membicarakan isu seni dan budaya.

Duka dan Penghargaan Terakhir

Kematian Guruh Soekarnoputra mendapat respons cepat dari berbagai pihak. Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Guruh. "Bang Guruh adalah sosok yang selalu memperjuangkan keberagaman budaya Indonesia. Karyanya akan terus hidup dalam ingatan kita semua," tulis Jokowi di akun Twitter-nya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Nadiem Anwar Makarim) juga menyatakan duka atas kepergian Guruh. "Pak Guruh adalah pahlawan budaya yang telah menginspirasi generasi masyarakat untuk menghargai dan melestarikan kekayaan budaya bangsa," ujar Nadiem.

Banyak seniman dan musisi lain juga turut menyampaikan belasungkawa. Musisi seperti Erni Siti Fatimah dan Tantowi Yahya menyatakan kehilangan yang sangat besar bagi dunia seni Indonesia. "Kehilangan Bang Guruh adalah kehilangan bagi seluruh seniman Indonesia. Ia adalah guru besar yang tidak akan tergantikan," kata Tantowi.

Warisan yang Abadi

Guruh Soekarnoputra meninggalkan warisan yang abadi dalam dunia seni dan budaya Indonesia. Karyanya tidak hanya dinikmati di dalam negeri, tetapi juga telah memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung internasional. Melalui "Gema Nusantara," ia berhasil mempertemukan berbagai suku, budaya, dan tradisi dalam satu harmoni yang memukau.

Di ranah musik, lagu-lagu ciptaannya masih sering diperdengarkan dan menjadi bagian dari repertoir orkestra dan grup musik di seluruh Indonesia. Beberapa lagunya seperti "Indonesia Pusaka" dan "Bengawan Solo" telah menjadi lagu wajib dalam berbagai acara nasional.

Dalam kehidupan pribadinya, Guruh dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan selalu mau berbagi pengetahuan. Ia sering memberi bimbingan kepada seniman muda dan peduli terhadap pelestarian seni tradisional Indonesia.

Upacara pemakaman rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (13/7/2023) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Keluarga besar meminta agar acara pemakaman diikuti secara sederhana dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Kehilangan Guruh Soekarnoputra benar-benar menciptakan kekosongan di dunia seni dan budaya Indonesia. Namun, waria seni dan budaya yang ia tinggalkan akan terus hidup dan terus menginspirasi generasi mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter