30, 2026
Teknologi

KRL Priok Masih Dipakai Bantu Rute Bogor Usai 1 KRL INKA Beroperasi Lagi

KAI Commuter menyebut jumlah perjalanan Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota kembali normal usai satu rangkaian KRL INKA beroperasi lagi.]]>

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

KRL Priok Masih Dipakai Bantu Rute Bogor Usai 1 KRL INKA Beroperasi Lagi

KRL Priok Tetap Melayani Rute Bogor Setelah Satu Unit KRL INK Kembali Beroperasi

Transportasi kereta rel listrik (KRL) di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang (Bojonegoro) terus beradaptasi dengan kondisi terkini. Meskipun satu unit KRL yang diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA) telah kembali beroperasi, rute KRL jurusan Jakarta Kota-Bogor yang melalui stasiun Tanjung Priok tetap dilayani. Keputusan ini diambil untuk memastikan kelancaran angkutan penumpang dan menjaga kapasitas layanan sesuai kebutuhan.

Operasional KRL Pasca Kembalinya Satu Unit INKA

Kepala Divisi Kereta Commuter Line PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi I Jakarta, Dedi Hermawan, menjelaskan bahwa kehadiran kembali satu unit KRL INKA tidak mengubah rencana operasional KRL Priok. "Kita tetap mempertahankan operasional KRL jurusan Bogor via Priok sebagai bagian dari upaya diversifikasi rute dan peningkatan kapasitas," ujar Dedi dalam keterangannya, Kamis (15/9).

Menurut Dedi, pengoperasian KRL Priok merupakan solusi untuk mengurangi kepadatan di rute utama Jakarta Kota-Bogor. Dengan memanfaatkan jalur rel yang ada di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, KRL ini menyediakan alternatif bagi penumpang yang tidak memerlukan transit di stasiun Jakarta Kota.

Kapasitas dan Frekuensi Perjalanan

KRL Priok saat ini beroperasi dengan frekuensi yang disesuaikan dengan jumlah penumpang. Rute ini melayani stasiun-stasiun seperti Jakarta Kota, Manggarai, Duri, Kampung Bandan, Tanjung Priok, dan sejumlah stasiun hingga Bogor. Meskipun hanya menggunakan satu rangkaian kereta, frekuensinya disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan penumpang pada jam-jam sibuk.

"Kita selalu monitoring jumlah penumpung setiap harinya. Jika ada lonjakan penumpang, kita akan menyesuaikan frekuensi perjalanan KRL Priok," tambah Dedi. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk tetap mengoperasikan KRL Priok tidak berkaitan dengan masalah teknis pada KRL INKA yang kembali beroperasi.

Tanggapan Penumpang

Beberapa penumpung yang biasa menggunakan KRL Priok menyambut baik keputusan ini. Ahmad Surya, seorang pekerja di kawasanan Ancol, mengaku lebih nyaman menggunakan KRL Priok untuk perjalanan pulang-pergi ke Bogor. "Dengan KRL Priok, saya tidak perlu bingung mencari tempat parkir di stasiun Jakarta Kota. Selain itu, arahnya lebih lurus ke Bogor tanpa transit," ujarnya.

Di sisi lain, ada juga penumpung yang mempertanyakan kelangsungan operasional KRL Priok mengingat sudah ada KRL INCA kembali beroperasi. Namun pihak KAI menjamin bahwa kedua layanan akan tetap berjalan sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Peran KRL Priok dalam Sistem Transportasi Jabodetabek

KRL Priok memainkan per penting dalam sistem transportasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Selain mengurangi kepadatan di rute utama, KRL ini juga melayani kawasan industri di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi sentra aktivitas ekonomi.

"KRL Priok bukan hanya sekadar layanan transportasi, tetapi juga bagian dari strategi integrasi transportasi antarmoda. Nantinya penumpung bisa beralih dari KRL ke angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Priok," jelas Dedi.

Rekomendasi Masa Depan

Demi meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penumpang, KAI terus melakukan evaluasi terhadap operasional KRL Priok. Beberapa rencana sedang dipertimbangkan, seperti penambahan frekuensi perjalanan pada jam-jang kerja dan penyesuaian jadwal untuk menyesuaikan dengan kebutuhan penumpung.

"Kami akan terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan KRL Priok terus beroperasi secara optimal," pungkas Dedi. Dengan demikian, diharapkan KRL Priok dapat terus menjadi pilihan transportasi yang andal dan nyaman bagi masyarakat Jakarta Bogor.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter