19, 2026
Nasional

Melaney Ricardo Ungkap Persiapan Jadi MC Pernikahan Mewah Putra Pengacara Niko Kiliki, Pantang Salah Sebut Nama Pejabat

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2022/11/24/637f6067a6f6b-melaney-ricardo_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Bagus Nugroho
Bagus Nugroho Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Presenter dan artis peran Melaney Ricardo mengungkapkan persiapan yang dilakukannya sebelum tampil sebagai pembawa acara atau MC dalam pernikahan mewah putra pengacara Niko Kiliki. Perempuan yang dikenal lewat berbagai program televisi itu menyebut tugas sebagai MC pada acara besar bukan sekadar membawakan susunan acara, melainkan juga menjaga agar seluruh rangkaian berjalan lancar, khidmat, dan sesuai dengan permintaan keluarga.

Melaney menyampaikan bahwa ia menyiapkan diri secara khusus, terutama karena acara tersebut melibatkan banyak tamu penting, termasuk sejumlah pejabat. Salah satu hal yang paling ia tekankan adalah ketepatan penyebutan nama dan jabatan para tamu kehormatan. Menurutnya, kesalahan menyebut nama atau gelar dalam acara sebesar itu bukan hal yang bisa dianggap sepele.

Pantang Salah Sebut Nama Pejabat

Dalam keterangannya, Melaney menegaskan bahwa ia berusaha semaksimal mungkin agar tidak keliru menyebut nama pejabat yang hadir. Ia menyadari, dalam acara pernikahan berskala besar, daftar tamu kehormatan biasanya panjang dan mencakup nama, jabatan, serta gelar yang berbeda-beda. Karena itu, ia memilih untuk mempelajari daftar tersebut jauh sebelum acara dimulai.

“Pokoknya pantang salah sebut nama pejabat. Itu yang paling saya jaga,” ujar Melaney dalam kesempatan tersebut, sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan mengenai persiapannya sebagai MC.

Ia menjelaskan, kesalahan menyebut nama bisa menimbulkan kesan kurang sopan terhadap tamu yang dihormati. Bagi Melaney, hal itu merupakan bagian dari tanggung jawab profesional seorang MC. Ia tidak ingin momen bahagia keluarga menjadi tercoreng hanya karena kelalaian dalam menyebut nama atau jabatan.

Selain menghafal nama, Melaney juga menyiapkan catatan kecil berisi susunan acara, urutan sambutan, serta informasi penting lain yang perlu disampaikan kepada para tamu. Catatan itu menjadi pegangan agar ia tetap berada di jalur yang sudah disepakati bersama keluarga penyelenggara.

Persiapan Matang Sejak Jauh Hari

Melaney mengaku tidak ingin mengandalkan kemampuan berbicara di atas panggung semata. Ia memilih melakukan persiapan sejak jauh hari, mulai dari membaca brief acara, berdiskusi dengan keluarga, hingga menyesuaikan gaya pembawaan dengan suasana yang diinginkan.

Menurutnya, setiap pernikahan memiliki karakter yang berbeda. Ada keluarga yang menginginkan suasana santai dan penuh canda, ada pula yang mengutamakan formalitas dan tata krama. Karena itu, ia berusaha memahami keinginan keluarga terlebih dahulu sebelum menentukan gaya membawakan acara.

Pada acara pernikahan putra Niko Kiliki, Melaney menyebut suasana yang diinginkan keluarga cukup khidmat, namun tetap hangat. Ia pun menyesuaikan diri agar tidak berlebihan dalam berbicara, tetapi tetap mampu mencairkan suasana ketika diperlukan.

“Saya selalu bilang, MC itu bukan bintang utama. Bintang utamanya adalah mempelai dan keluarganya,” kata Melaney menggambarkan prinsipnya.

Pengalaman Menjadi Modal

Sebagai figur yang lama berkecimpung di dunia hiburan dan sering membawakan acara, Melaney memang memiliki pengalaman cukup banyak. Ia kerap dipercaya menjadi MC berbagai acara, mulai dari peluncuran produk, acara perusahaan, hingga pernikahan.

Pengalaman itu membuatnya terbiasa menghadapi situasi tak terduga, seperti perubahan susunan acara secara mendadak, tamu yang datang terlambat, atau permintaan improvisasi dari keluarga. Namun, ia menegaskan bahwa pengalaman bukan alasan untuk bersikap santai. Justru sebaliknya, semakin besar acara, semakin ketat persiapan yang dibutuhkan.

Melaney juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan tim di balik layar. Menurutnya, seorang MC tidak bekerja sendiri. Ada tim acara, pengatur musik, hingga petugas yang mengatur lalu lintas tamu. Komunikasi yang baik dengan mereka menjadi kunci agar acara berjalan sesuai rencana.

Menjaga Nama Baik Keluarga

Bagi Melaney, tugas MC pada pernikahan bukan hanya soal menghibur. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik keluarga yang mengundangnya. Karena itu, ia berusaha menghindari gurauan yang berpotensi menyinggung, terutama yang berkaitan dengan tamu kehormatan.

Ia mengaku lebih memilih bermain aman dengan menyampaikan hal-hal yang sudah disetujui keluarga. Jika ingin melontarkan candaan, ia memastikan terlebih dahulu bahwa materi tersebut tidak menyinggung pihak mana pun.

“Kalau ada yang harus lucu, saya tanya dulu boleh atau tidak. Jangan sampai keluarga yang punya acara jadi tidak nyaman,” tuturnya.

Sikap itu dinilai sejalan dengan kebutuhan acara pernikahan mewah yang biasanya dihadiri banyak tokoh. Dalam situasi seperti itu, ketenangan dan ketelitian seorang MC menjadi hal yang sangat dihargai.

Respons Keluarga

Meski tidak dijelaskan secara rinci mengenai tanggapan keluarga Niko Kiliki, Melaney menyebut pihak keluarga memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk membawakan acara. Ia pun berusaha membalas kepercayaan itu dengan persiapan maksimal.

Melaney berharap penampilannya dapat meninggalkan kesan baik bagi para tamu. Menurutnya, kesuksesan sebuah acara tidak hanya diukur dari kemegahan dekorasi atau hidangan, tetapi juga dari kenyamanan tamu selama mengikuti rangkaian acara.

Ia juga berpesan kepada rekan-rekan sesama MC agar tidak meremehkan tugas membawakan acara pernikahan. Menurutnya, detail kecil seperti penyebutan nama dan gelar justru sering menjadi penentu penilaian tamu terhadap kualitas acara.

“Jangan pernah menganggap remeh. Kadang yang bikin orang ingat bukan dekorasinya, tapi MC-nya salah sebut nama,” ujar Melaney menutup keterangannya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Bagus Nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter