15, 2026
Teknologi

PERURI Siap Garap Industri Chip Nasional, Lepas Ketergantungan Impor

Indonesia mulai mengembangkan industri chip untuk kemandirian digital. Simak selengkapnya!]]>

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

PERURI Siap Garap Industri Chip Nasional, Lepas Ketergantungan Impor

Perusahaan Umuran Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri chip nasional. Langkah strategis ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan membangun ekosistem teknologi yang merdeka di Tanah Air.

Dalam konferensi pers yang digunakan akhir pekan lalu, Direktur Utama PERURI, Iwan Suryaningrat, mengungkapkan bahwa perusahaan sudah menyiapkan berbagai langkah konkret untuk masuk ke sektor semikonduktor. Industri chip menjadi fokus utamanya mengingat pentingnya komponen ini bagi berbagai sektor mulai dari telekomunikasi, otomotif, hingga pertahanan.

Visi Jangka Panjang dalam Industri Semikonduktor

Menurut Iwan, PERURI tidak hanya ingin menjadi produsen chip biasa, tetapi berambisi untuk menjadi pilar utama industri semikonduktor Indonesia. "Kita melihat peluang besar di sini. Indonesia memiliki potensi pasar yang luas dan sumber daya alam yang mendukung, namun kita masih sangat bergantung pada impor untuk kebutuhan chip," ujarnya.

Perencanaan jangka panjang PERURI meliputi pembangunan pabrik chip skala besar dengan teknologi terkini. Iwan menegaskan bahwa perusahaan sedang dalam tahap studi kelayakan untuk proyek bernilai triliunan rupiah ini. "Kita sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk kementerian terkait, akademisi, dan mitra industri untuk memastikan proyek ini dapat berjalan dengan maksimal," tambahnya.

Strategi Kolaborasi dan Pembangunan Ekosistem

Untuk mewujudkan visi tersebut, PERURI menetapkan strategi kolaborasi yang komprehensif. Perusahaan berencana bekerja sama dengan pihak luar negeri yang memiliki keahlian di bidang semikonduktor, namun dengan tetap memprioritaskan transfer teknologi dan peningkatan kapabilitas lokal.

"Kita tidak ingin hanya menjadi pabrik perakitan semata, tetapi kita ingin menguasai teknologi intinya. Untuk itu, kolaborasi dengan perusahaan asing yang berpengalaman akan menjadi kunci, namun dengan skema yang memungkinkan kita belajar dan mengembangkan kemampuan sendiri secara bertahap," jelas Iwan.

Selain itu, PERURI juga berencana membangun ekosistem lengkap untuk industri chip di Indonesia. Ekosistem ini akan mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pendidikan, penelitian dan pengembangan (R&D) bersama perguruan tinggi, serta dukungan terhadap UMKM yang dapat menjadi bagian dari rantai pasokan industri semikonduktor.

Dampak bagi Ekonomi Nasional dan Keamanan Nasional

Kehadiran industri chip nasional yang dikelola PERURI diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian Indonesia. Menurut estimasi, industri ini mampu menciptakan ribuan lapangan kerja langsung dan tidak langsung, serta menarik investasi asing masuk ke sektor teknologi.

"Selain aspek ekonomi, industri chip juga sangat strategis untuk keamanan nasional. Dengan memiliki produksi chip sendiri, kita tidak lagi rentan terhadap gangguan pasokan dari luar, terutama dalam situasi geopolitik yang tidak menentu," ujar Iwan lagi.

Langkah PERURI ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor dan mendorong industrialisasi melalui sektor teknologi tinggi. Kementerian Perindustrian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana PERURI.

Tantangan yang Akan Dihadapi

Meski memiliki rencana yang komprehensif, PERURI mengakui bahwa tantangan dalam membangun industri chip nasional tidaklah kecil. Salah satu hambatan utama adalah kurangnya sumber daya manusia yang terampil di bidang semikonduktor.

"Kita sadar tantangannya besar. Oleh karena itu, persiapan sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Kita akan bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan untuk mencetak tenaga ahli di bidang ini," kata Iwan.

Selain itu, investasi yang diperlukan juga sangat besar. Namun, PERURI optimistis dapat mengatasi hambatan ini melalui kolaborasi dengan pemerintah dan mitra strategis.

Dengan langkah-langkah yang telah direncanakan, PERURI berharap dapat menjadi pelopor industri chip nasional yang mampu mengurangi ketergantungan impor dan membawa Indonesia menuju kemandirian teknologi. Dengan dukungan berbagai pihak, visi ini diharapkan dapat terwujud dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter