30, 2026
Nasional

Ribuan Personel Polri Kawal Laga FIFA ASEAN Cup di GBK Hari Ini

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan laga FIFA ASEAN Cup yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, hari ini. Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan satuan dari tingkat Mabes Polri, Polda Metro Jaya, hingga jajaran kepolisian wilayah setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ribuan Personel Diterjunkan

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri menyebutkan bahwa jumlah personel yang dikerahkan mencapai ribuan orang. Mereka ditempatkan di sejumlah titik krusial, mulai dari pintu masuk stadion, area parkir, jalur utama menuju GBK, hingga ring terluar di kawasan Senayan. Pengamanan tidak hanya berfokus di dalam stadion, tetapi juga di luar area pertandingan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan.

“Kami mengerahkan kekuatan gabungan yang terdiri dari personel pengamanan terbuka dan tertutup. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi seluruh penonton, pemain, ofisial, dan penyelenggara,” ujar perwira yang bertanggung jawab atas operasi pengamanan tersebut. Ia menambahkan bahwa personel telah mendapatkan arahan sebelum bertugas, termasuk soal standar operasional prosedur pengamanan pertandingan internasional.

Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, serta tim medis. Koordinasi lintas instansi ini dilakukan sejak jauh hari melalui rapat persiapan yang membahas skema pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga jalur evakuasi darurat.

Antisipasi Kerawanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Salah satu tantangan terbesar dalam pengamanan laga sekelas ASEAN Cup adalah pengaturan arus penonton yang diprediksi membludak. GBK memiliki kapasitas puluhan ribu orang, sehingga petugas harus memastikan tidak terjadi penumpukan di pintu masuk. Polisi menerapkan sistem pemeriksaan berlapis, termasuk pemeriksaan badan dan barang bawaan, guna mencegah masuknya benda-benda terlarang seperti senjata tajam, petasan, dan botol kaca.

Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di sekitar kawasan Senayan. Beberapa ruas jalan menuju GBK mengalami pengalihan arus, khususnya menjelang kick-off dan saat pertandingan berakhir. Polisi mengimbau penonton untuk menggunakan transportasi umum seperti MRT dan TransJakarta agar mengurangi kepadatan kendaraan pribadi. Kantong-kantong parkir di sekitar stadion disiapkan dengan kapasitas terbatas dan dijaga ketat.

“Kami meminta masyarakat yang tidak memiliki tiket agar tidak memaksakan diri datang ke GBK. Selain tidak bisa masuk, kehadiran mereka justru berpotensi menimbulkan kerumunan yang mengganggu ketertiban,” kata petugas di lapangan. Imbauan serupa juga disampaikan kepada pedagang kaki lima agar tidak berjualan di area yang menghambat jalur evakuasi.

Pengamanan Berlapis dan Sterilisasi Stadion

Sebelum pertandingan dimulai, tim dari unit penjinakan bom dan satuan anjing pelacak melakukan sterilisasi di seluruh area stadion. Pemeriksaan mencakup ruang ganti pemain, ruang wasit, tribun penonton, area VIP, serta jalur masuk dan keluar. Tidak ada satu pun sudut yang luput dari pemeriksaan demi memastikan tidak ada benda mencurigakan.

Polisi juga membagi pengamanan ke dalam beberapa ring. Ring pertama berada di dalam stadion, ring kedua di area perimeter, dan ring ketiga di luar kawasan GBK. Pembagian ini bertujuan agar setiap potensi ancaman dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Personel di ring terluar bertugas mengatur lalu lintas dan mengarahkan penonton menuju pintu masuk yang sesuai dengan tiket mereka.

Dukungan Teknologi dan Kamera Pengawas

Selain kekuatan personel, pengamanan didukung oleh teknologi pengawasan. Sejumlah kamera pengawas dan sistem pemantauan dipasang di titik strategis untuk memantau situasi secara real time. Pusat komando pengendalian dibangun di dalam kawasan stadion untuk memudahkan koordinasi antarunit. Dari pusat komando ini, petugas dapat mengambil keputusan cepat jika terjadi situasi darurat.

Penggunaan teknologi ini juga membantu polisi dalam mengidentifikasi potensi kerusuhan atau provokasi antarsuporter. Sepanjang pertandingan, petugas memantau pergerakan massa, terutama di tribun yang menjadi basis pendukung tim tertentu. Pendekatan persuasif dikedepankan, dengan tetap menyiapkan langkah tegas jika terjadi pelanggaran hukum.

Harapan Pertandingan Aman dan Kondusif

Polri berharap laga FIFA ASEAN Cup di GBK hari ini dapat berjalan aman dan kondusif. Kehadiran ribuan personel di lapangan menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung suksesnya agenda sepak bola internasional di Indonesia. Masyarakat diminta bekerja sama dengan mematuhi aturan yang berlaku, menjaga ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan pengamanan berlapis, rekayasa lalu lintas, serta dukungan teknologi, penyelenggara dan kepolisian optimistis pertandingan dapat terselenggara tanpa gangguan berarti. Seluruh pihak berharap euforia sepak bola tetap diwarnai sportivitas dan rasa aman bagi semua pihak yang hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter