18, 2026
Politik

Survei PPI: 65,4 Persen Publik Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Survei PPI: 65,4 Persen Publik Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo

Survei terbaru yang dilakukan oleh Perhimpunan Peneliti Indonesia (PPI) menunjukkan bahwa 65,4 persen masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Hasil survei ini menjadi gambaran umum tentang tingkat kepuasan publik terhadap berbagai kebijakan dan program yang telah dijalankan pemerintahan sejak masa bakti dimulai.

Survei yang dilakukan pada bulan Mei 2024 ini melibatkan 1.200 responden dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tatap muka dan kuisioner online untuk memastikan representasi yang merata dari berbagai lapisan masyarakat. Rentang usia responden bervariasi dari 17 tahun hingga 65 tahun, mencakup berbagai kelompok sosial dan ekonomi.

Indikator Kepuasan Publik

Berdasarkan hasil survei, terdapat beberapa indikator utama yang menjadi dasar penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan. Pertama, stabilitas ekonomi menjadi faktor terpenting dengan tingkat kepuasan mencapai 72,3 persen. Masyarakat mengapresiasi berbagai kebijakan ekonomi yang dianggap mampu mengendalikan inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Kedua, program infrastruktur juga mendapat respons positif dari 68,7 persen responden. Pembangunan jaringan jalan tol, pelabuhan, dan bandara yang masif di berbagai daerah dianggap telah memberikan dampak langsung terhadap percepatan perekonomian daerah dan konektivitas antar wilayah.

Ketiga, bidang pendidikan mendapat perhatian khusus dengan 64,2 persen responden menyatakan puas. Program beasiswa bagi pelajar berprestasi dan peningkatan anggaran untuk sekolah di daerah terpencil dianggap telah memberikan dampak positif terhadap akses pendidikan yang lebih merata.

Isu dan Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski mendapat penilaian positif secara umum, survei juga mengungkap beberapa isu yang masih menjadi perhatian publik. Dari 34,6 persen responden yang menyatakan tidak puas, isu utama yang disebutkan adalah ketimpangan ekonomi yang masih tinggi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi di sektor informal.

"Meski ada peningkatan secara makro, kami masih melihat banyak keluarga dengan penghasilan rendah yang belum merasakan dampaknya secara signifikan," ujar Kepala Divisi Riset PPI, Dr. Ahmad Fauzi, dalam rilis resmi.

Isu kedua yang menjadi perhatian adalah implementasi program kesehatan universal. Meski program ini dianggap positif, 28,4 persen responden mengeluhkan kualitas pelayanan di beberapa fasilitas kesehatan di daerah terpencil yang masih belum memadai.

Reaksi dari Pemerintahan

Menanggapi hasil survei ini, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan apresiasi terhadap tingkat kepuasan publik yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

"Hasil survei ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih keras, khususnya dalam mengatasi isu-isu yang masih menjadi perhatian masyarakat," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta.

Pemerintah menyatakan akan fokus pada penyelesaian tiga tantangan utama yang diungkap survei, yaitu percepatan penurunan ketimpangan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah terpencil, dan percepatan transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Analisis dan Proyeksi

Para ahli menilai hasil survei ini mencerminkan tren positif yang sedang berlangsung dalam masyarakat. "Kepuasan publik yang tinggi terhadap kinerja pemerintahan di awal masa bakti merupakan hal yang wajar, terutama jika dibandingkan dengan periode transisi sebelumnya," kata analis politik Bambang Harymurti dari Universitas Indonesia.

Survei ini juga memprediksi bahwa tingkat kepuasan publik akan terus bergantung pada kemampuan pemerintah dalam mengelola isu-isu krusial yang akan muncul di masa depan, terutama menghadapi tantasan global seperti perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi internasional.

Untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kepuasan publik, pemerintah diharapkan dapat terus meningkatkan komunikasi dengan masyarakat dan memastikan setiap kebijakan yang dibuat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter