30, 2026
Teknologi

TPA Galuga Bogor Mulai Beroperasi Sebagian Besok Usai Kebakaran

Kebakaran melanda TPA Galuga, Bogor. Bupati Rudy memastikan pengelolaan sampah tetap berjalan. Lima hektare lahan terbakar, pendinginan terus dilakukan.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

TPA Galuga Bogor Mulai Beroperasi Sebagian Besok Usai Kebakaran

TPA Galuga Bogor Mulai Beroperasi Sebagian Besok Usai Kebakaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat akan membuka kembali sebagian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Bogor mulai besok, Rabu (15/3/2023). Pembukaan ini dilakukan setelah sebagian area TPA Galuga yang terdampak kebakaran berhasil diperbaiki dan dinilai aman untuk kembali digunakan.

Kepala DLH Jawa Barat, Iwan Kurniawan, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan sebagian besar proses perbaikan di area TPA Galuga yang terdampak kebakaran pada awal Maret lalu. "Alhamdulillah, sebagian area sudah bisa kita operasikan kembali mulai besok. Namun, operasional ini masih dalam kapasitas terbatas sekitar 40 persen dari kapasitas normal," ujar Iwan dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Barat, Selasa (14/3/2023).

Kondisi TPA Galuga Saat Ini

TPA Galuga yang terletak di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengalami kebakaran besar pada 2 Maret 2023 yang menghanguskan sekitar 15 hektare area pembuungan sampah. Api berhasil dipadamkan pada 5 Maret 2023 setelah melibatkan ratusan personel dari pemadam kebakaran dan warga sekitar.

Setapi api padam, tim DLH Jawa Barat bekerja sama dengan pihak terkait melakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi TPA. "Kita melakukan pengecekan kelayakan lahan, stabilitas lereng, dan sistem pengendalian air untuk memastikan tidak ada risiko keamanan yang dapat mengancam operasional kembali," jelas Iwan.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sekitar 60 persen dari area TPA Galuga masih dalam kondisi aman untuk digunakan. Area yang terdampak kebakaran secara bertahap akan direhabilitasi selama kurang lebih dua minggu ke depan.

Mekanisme Pembuangan Sampah Sementara

Selama sebagian TPA Galuga tidak beroperasi penuh, pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa solusi sementara untuk mengantisipasi timbunan sampah di wilayah Bogor dan sekitarnya. "Kita telah menyiapkan TPA sementara di beberapa lokasi serta memperbanyak frekuensi pengangkutan sampah untuk mencegah penumpukan," tambah Iwan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengungkapkan pihaknya telah memperketal pengawasan terhadap proses pengangkutan dan pembuangan sampah untuk menghindari kejadian serupa. "Kita juga meminta masyarakat untuk lebih disiplin dalam memisahkan sampah sejak di rumah. Ini penting untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA," ujarnya.

Langkah Pencegahan Kebakaran di Masa Depan

Untuk mencegah kebakaran kembali di TPA Galuga, pemerintah provinsi dan kabupaten setempat berencana menerapkan beberapa langkah preventif. Salah satunya adalah dengan meningkatkan sistem pengendalian air di sekitar area pembuangan sampah.

"Kita akan memasang sistem penyir otomatis yang dapat aktif kapan saja terdeteksi suhu tinggi. Selain itu, kita juga akan menambahkan pos jaga 24 jam di area yang rawan kebakaran," jelas Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Jawa Barat, Ahmad Yani.

Pihak juga berencana melakukan penanaman vegetasi pelindung di sekitar TPA untuk membantu menurunkan risiko kebakaran. "Vegetasi yang akan kita tanam adalah jenis yang tahan kekeringan dan dapat membantu menjaga kestabilan lahan," tambahnya.

Kritikan dari Aktivis Lingkungan

Meski pembukaan sebagian TPA Galuga dianggap langkah yang positif, beberapa aktivis lingkungan masih menyampaikan kritik terkait kondisi TPA tersebut. Koordinator Aliansi Jawa Barat Melindungi Lingkungan, Eka Perdana, mengatakan TPA Galuga seharusnya direncanakan untuk ditutung dalam waktu dekat.

"TPA Galuga ini sudah beroperasi lebih dari 20 tahun dan kapasitasnya sudah melebihi batas aman. Pemerintah seharusnya memprioritaskan penyelesaian masalah akhir dengan membangun instalasi pengolahan sampah (IPAL) yang memadai," ujar Eka.

Iwan Kurniawan mengakui bahwa rencana penutupan TPA Galuga sudah ada dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat. "Rencananya TPA Galuga akan ditutung pada 2025 dengan dibangunnya IPAL di lokasi yang sama. Saat ini prosesnya masih dalam tahap perencanaan," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter