19, 2026
Teknologi

Video: Pengusaha: Beri Kami Gas, Industri Siap Dukung PDB di Atas 6%

Pengusaha: Beri Kami Gas Bumi, Industri Siap Capai Target Ekonomi Prabowo di Atas 6%]]>

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Video: Pengusaha: Beri Kami Gas, Industri Siap Dukung PDB di Atas 6%

Pengusaha Minta Pemerintah Pastikan Pasokan Gas Industri untuk Dukung Target PDB di Atas 6%

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyampaikan permintaan kepada pemerintah untuk memastikan kelancaran pasokan gas industri. Permintaan ini diajukan dalam rangka mendukung target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di atas 6% yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Para pengusaha menegaskan bahwa jika pasokan gas industri dapat terjamin, sektor industri siap menjadi motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Keterbatasan Pasokan Gas Menjadi Hambatan Utama

Menurut Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani, keterbatasan pasokan gas industri masih menjadi salah satu hambatan utama bagi sektor industri untuk berkembang pesat. Ia menjelaskan bahwa banyak industri, terutama industri yang membutuhkan energi dalam skala besar, menghadapi kesulitan dalam mendapatkan pasokan gas yang stabil dan terjangkau.

"Kebutuhan energi, khususnya gas, sangat krusial bagi kelangsungan industri kita. Tanpa pasokan gas yang memadai, produktivitas industri terganggu dan hal ini tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," ujar Hariyadi dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan baru-baru ini.

Target PDB di Atas 6% Membutuhkan Dukungan Kuat dari Sektor Industri

Pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3-6,8% pada tahun 2023. Target yang cukup ambisius ini membutuhkan dukungan kuat dari berbagai sektor, dengan sektor industri menjadi salah satu pilar utama. Namun, menurut para pengusaha, target tersebut akan sulit tercapai jika masalah pasokan energi, terutama gas, tidak segera diatasi.

"Sektor industri mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB. Jika kita bisa memastikan pasokan gas yang stabil dan harga yang bersaing, industri mampu tumbuh lebih tinggi dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional," jelas Ketua Umum Asosiasi Industri Indonesia (Iindustri) lainnya.

Permintaan Insentif dan Kebijakan yang Mendukung

Selain meminta jaminan pasokan gas, para pengusaha juga mengajukan beberapa permintaan lain kepada pemerintah. Mereka meminta insentif fiskal yang lebih besar bagi industri yang menggunakan energi bersih atau efisien. Selain itu, mereka juga berharap adanya kebijakan yang lebih memudahkan akses industri terhadap sumber energi alternatif.

"Kami juga mengusulkan agar pemerintah memberikan insentif bagi industri yang melakukan diversifikasi energi atau mengadopsi teknologi hemat energi. Dengan demikian, kita tidak hanya tergantung pada satu sumber energi saja," tambah seorang pengusaha manufaktur yang memilih tidak disebutkan namanya.

Pemerintah Berkomitmen Menjawab Aspirasi Pengusaha

Menanggapi aspirasi dari para pengusaha, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah pasokan gas industri. Menteri ESDM, Arifin Tasrif, mengatakan bahwa pemerintah sedang berupaya memastikan kelancaran pasokan gas bagi industri melalui berbagai langkah strategis.

Harapan untuk Kolaborasi Antara Pemerintah dan Swasta

Para pengusaha menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat krusial dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Mereka berharap adanya sinergi yang lebih baik dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan energi.

Dengan adanya komitmen dari kedua belah pihak, diharapkan masalah pasokan gas industri dapat segera teratasi dan sektor industri mampu tumbuh optimal, sehingga target pertumbuhan ekonomi di atas 6% dapat tercapai pada tahun 2023.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter