10, 2026
Nasional

Viral Guru SMK 27 Jakarta Diduga Lecehkan Siswa Laki-Laki, Polisi Turun Tangan

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Guru SMK 27 Jakarta Diduga Lecehkan Siswa, Polisi Mulai Selidiki

Pihak kepolisian mulai turun tangan menyelidiki dugaan pelecehan yang dilakukan seorang guru di SMK Negeri 27 Jakarta. Kasus ini menjadi viral di media sosial setelah sejumlah siswa mengungkap pengalaman tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oleh seorang guru laki-laki terhadap siswa laki-laki lainnya. Kepala Polisi Sektor (Polsek) Tanah Abang Kompol Eko Purnomo mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pelecehan tersebut.

Kronologi Kejadian yang Dituduhkan

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, dugaan pelecehan terjadi selama beberapa bulan terakhir. Beberapa siswa mengaku menjadi korban kontak fisik tidak wajar dari sang guru dalam situasi tertentu. Salah satu sumber yang dekat dengan korban mengatakan bahwa aksi tersebut sering terjadi ketika guru bersama siswa berada di ruang kosong atau saat kegiatan ekstrakurikuler.

Siswa-siswa yang menjadi korban didominasi laki-laki berusia 15-17 tahun. Mereka mengaku merasa takut dan malu untuk melaporkan kejadian tersebut hingga akhirnya seorang dari mereka berani menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua dan kemudian dilaporkan kepada pihak sekolah.

Respon Pihak Sekolah

Kepala SMK Negeri 27 Jakarta, Dr. Ahmad Fuad, S.Pd., M.Pd., mengakui telah menerima laporan terkait dugaan perilaku tidak pantas dari seorang guru. Pihak sekolah segera membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

"Kami mengutuk segala bentuk kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah. Guru adalah teladan bagi siswa, sehingga setiap perilaku tidak sesuai etika profesi tidak akan kami toleransi," ujar Ahmad Fuad dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa guru yang bersangkutan telah diberikan sanksi administratif sementara waktu dan tidak lagi diizinkan mengajar hingga proses penyelidikan selesai. Pihak sekolah juga telah mengadakan rapat dengan para wali murid untuk menjelaskan situasi yang terjadi.

Tanggapan Kepolisian

Kepala Polsek Tanah Abang, Kompol Eko Purnomo, mengatakan pihaknya telah menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan tersebut. "Kami telah menerima laporan dan sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta korban," ujarnya.

Eko menambahkan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini. "Kami akan meminta keterangan guru yang bersangkutan, siswa yang menjadi korban, serta para saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Jika terbukti, pelaku akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Pengungkapan di Media Sosial

Kasus ini menjadi viral setelah seorang pengguna media sosial memposting cerita mengenai dugaan pelecehan yang dialami oleh seorang siswa. Postingan tersebut kemudian dibanyak bagikan oleh netizen dan mendapatkan berbagai respons dari masyarakat.

Banyak netizen mengecam keras tindakan yang didakukan oleh sang guru. Beberapa organisasi perlindungan anak juga turut menyatakan keprihatinannya dan meminta pihak berwenang untuk segera menindak tegas pelaku.

Dampak pada Siswa Korban

Salah satu psikolog anak, Dr. Siti Aminah, mengatakan bahwa dugaan pelecehan dapat memberikan dampak psikologis yang serius bagi korban. "Korban biasanya mengalami trauma, kecemasan, dan penurunan kepercayaan diri. Dalam beberapa kasus, korban juga bisa mengalami gangguan stres pasca-traumatik," jelasnya.

Dr. Siti menyarankan agar korban segera mendapatkan bantuan psikologis untuk proses pemulihan. Ia juga meminta orang tua untuk mendengar dan mempercayai cerita anak-anak mereka jika ada keluhan mengenai perilaku tidak wajar dari orang dewasa di sekitarnya.

Langkah Selanjutnya

Pihak kepolisian berencana untuk meminta keterangan lebih lanjut dari semua pihak terkait, termasuk guru yang bersangkutan, para siswa yang diduduh menjadi korban, serta para saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga akan melaksanakan asesemen psikologis bagi siswa yang terlibat dalam kasus ini.

Kasus ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan perlindungan anak di lingkungan sekolah dan pentingnya melaporkan segala bentuk kekerasan atau pelecehan yang terjadi. Pihak berwenang diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan tegas menindak pelaku untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter