09, 2026
Nasional

Water Cannon Brimob Polda Metro Bantu Padamkan Kebakaran RM Padang di Jaktim

Brimob Polda Metro Jaya bantu padamkan kebakaran RM Padang di Jaktim. Enam orang terluka akibat kebocoran gas. Korban dievakuasi ke rumah sakit.]]>

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Water Cannon Brimob Polda Metro Bantu Padamkan Kebakaran RM Padang di Jaktim

Water Cannon Brimob Polda Metro Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Makan Padang di Jakarta Timur

Personel Brimob Polda Metro Jaya menggunakan water cannon untuk membantu memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (15/3) siang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ciracom, Kompol Fajar Priambodo mengatakan, kebakaran bermula dari ruang dapur rumah makan bernama "Sederhana Restaurant" yang berada di lantai dasar gedung dua lantai. Api pertama kali terlihat menyala di area kompor dapur dan dengan cepat meluas ke arah atas.

Setelah menerima laporan, puluhan personel Polsek Ciracas, Polres Jakarta Timur, serta tim Damkar Jakarta Timur langsung diterjunkan ke lokasi. Namun, api yang sudah merambat ke lantai dua dan atap gedung membuat upaya pemadaman menjadi sulit.

Untuk mengendalikan api, pihak kepolisian meminta bantuan personel Brimob Polda Metro Jaya yang membawa water cannon. Kendaraan operasional ini diandalkan untuk menyemprotkan air dalam volume besar ke arah titik api yang sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran biasa.

"Kami menggunakan water cannon untuk menekan api dari arah depan dan samping gedung. Ini membantu menghambat penyebaran api ke bangunan sekitar," jelas Kepala Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kompol) Ahmad Yani.

Proses pemadaman api berlangsung sekitar dua jam. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Jakarta Timur, dua unit water cannon dari Brimob Polda Metro Jaya, serta puluhan personel kepolisian terlibat dalam operasi ini. Warga sekitar pun turut membantu dengan menyediakan alat-alat pemadam kecil sambung (APAR) untuk membantu memadamkan api yang masih menyisakan bara.

Setapi berhasil dipadamkan pukul 15.30 WIB, petugas melakukan pendinginan di lokasi kejadian untuk mencegah api menyala kembali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dua karyawan rumah makan mengalami luka ringan akibat terkena asap dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Kerusakan yang Ditimbulkan

Kebakaran mengakibatkan kerusakan parah pada lantai satu dan dua gedung yang menjadi tempat RM Sederhana Restaurant. Seluruh isi rumah makan, termasuk perabotan, dapur, dan persediaan bahan makanan, hangus terbakar. Sementara itu, bagian depan gedung mengalami kerusakan akibat air yang digunakan untuk memadamkan api.

Setelah api padam, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Tim identifikasi dan visuelisasi (Idvik) dari Polda Metro Jaya juga turun ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Komentar Warga

Warga setempat, Ahmad (45), yang bekerja sebagai pedagang di dekat lokasi kebakaran mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Menurutnya, RM Sederhana Restaurant sudah berdiri selama lebih dari 20 tahun dan menjadi pilihan favorit warga setempat untuk menikmati hidangan Padang.

Sementara itu, pemilik gedung, Budi Santoso (52), mengaku belum bisa menilai kerugian secara pasti. Ia mengaku akan bekerja sama dengan asuransi untuk mengklaim kerugian yang ditimbulkan.

Polisi saat ini masih menyelidiki kasus kebakaran ini dan belum menetapkan statusnya sebagai tindak pidana atau kecelakaan. Hasil investigasi akhirnya akan diumumkan setelah semua bukti berhasil dikumpulkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter