30, 2026
Nasional

Jenazah Guruh Soekarnoputra Dibawa Menuju TPU Karet Bivak

Jenazah almarhum Guruh Soekarnoputra akan dibawa menuju TPU Karet Bivak untuk dimakamkan.]]>

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jenazah Guruh Soekarnoputra Dibawa Menuju TPU Karet Bivak

Jenazah Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Jumat sore. Prosesi pemakaman berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan melibatkan sejumlah tokoh nasional, kerabat, serta masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Jumat dini hari di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit yang dideritanya. Kabar duka tersebut disampaikan oleh pihak keluarga melalui juru bicara keluarga besar Soekarno. Jenazah kemudian disemayamkan di kediaman almarhum di kawasan Jakarta Selatan sebelum akhirnya diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.

Prosesi Pelepasan di Kediaman Almarhum

Sejak pagi, sejumlah pelayat mulai berdatangan ke kediaman Guruh Soekarnoputra. Tampak hadir sejumlah tokoh politik, pejabat negara, seniman, serta sahabat dekat almarhum. Prosesi pelepasan jenazah dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan diawali doa bersama yang dipimpin oleh seorang ulama. Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum ketika peti jenazah mulai diangkat menuju mobil jenazah.

Anggota keluarga tampak tidak dapat menahan tangis, terutama putra-putri almarhum serta saudara-saudara kandungnya. Sejumlah tokoh yang hadir turut menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Guruh Soekarnoputra. Mereka mengenang almarhum sebagai sosok yang sederhana, penuh perhatian, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap pelestarian budaya Indonesia.

Pengaruh dan Dedikasi Almarhum

Guruh Soekarnoputra dikenal luas bukan hanya sebagai putra Proklamator Kemerdekaan, tetapi juga sebagai seniman, budayawan, dan politikus. Ia aktif di dunia seni tari dan musik, serta mendirikan sejumlah sanggar budaya yang bertujuan melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Karya-karyanya dalam bidang koreografi dan komposisi musik sering dipentaskan di berbagai panggung nasional maupun internasional.

Di dunia politik, almarhum pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) selama beberapa periode. Ia dikenal sebagai politikus yang vokal dalam memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan rakyat kecil. Meskipun berasal dari keluarga presiden, Guruh dikenal sebagai pribadi yang bersahaja dan mudah bergaul dengan siapa saja.

Jejak Langkah dan Warisan

Sepanjang hidupnya, Guruh Soekarnoputra telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam berbagai bidang. Di dunia pendidikan, ia mendirikan lembaga kursus yang memberikan pelatihan seni bagi anak-anak muda dari keluarga kurang mampu. Di bidang sosial, almarhum aktif dalam berbagai kegiatan filantropi, termasuk membantu korban bencana alam dan pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.

Warisan terbesarnya mungkin adalah semangat untuk terus menjaga persatuan bangsa dan memperjuangkan nilai-nilai Pancasila. Dalam berbagai kesempatan, almarhum selalu menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah keberagaman. Ia sering mengingatkan bahwa kemerdekaan yang diraih dengan darah dan air mata harus terus dijaga oleh generasi penerus.

Prosesi Pemakaman di TPU Karet Bivak

Rombongan jenazah tiba di TPU Karet Bivak sekitar pukul 14.30 WIB. Setibanya di lokasi, peti jenazah langsung diturunkan dari mobil jenazah dan dibawa menuju liang lahat yang telah dipersiapkan. Prosesi pemakaman diawali dengan salat jenazah yang dipimpin oleh imam masjid setempat, diikuti oleh keluarga, kerabat, dan para pelayat yang hadir.

Setelah salat jenazah, peti jenazah dimasukkan ke dalam liang lahat. Keluarga almarhum secara bergiliran menaburkan bunga dan tanah sebagai tanda perpisahan terakhir. Suasana haru kembali menyelimuti prosesi pemakaman ketika doa terakhir dipanjatkan. Sejumlah pelayat yang tidak dapat menahan emosi tampak meneteskan air mata.

Pemakaman berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang mengatur lalu lintas di sekitar TPU Karet Bivak. Sejumlah jalan menuju lokasi pemakaman ditutup sementara untuk memperlancar prosesi. Meskipun demikian, warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir tetap diperbolehkan masuk dengan pengaturan tertentu.

Ucapan Duka dari Berbagai Pihak

Ucapan duka cita mengalir dari berbagai pihak, mulai dari presiden, wakil presiden, menteri, hingga tokoh masyarakat. Presiden dalam keterangan persnya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Guruh Soekarnoputra. Ia menyebut almarhum sebagai tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, khususnya dalam bidang kebudayaan.

Sementara itu, sejumlah partai politik juga menyampaikan ucapan duka cita. Mereka mengenang almarhum sebagai politikus yang menjunjung tinggi etika dan moral dalam berpolitik. Beberapa kolega almarhum di DPR mengenang Guruh sebagai sosok yang selalu mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.

Dari kalangan seniman, banyak yang menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Guruh Soekarnoputra. Mereka menyebut almarhum sebagai pelindung seni tradisional yang telah berjasa besar dalam mempromosikan budaya Indonesia di kancah internasional. Sejumlah seniman berencana menggelar acara penghormatan khusus untuk mengenang jasa-jasa almarhum.

Penutup

Dengan telah dimakamkannya jenazah Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, berakhirlah sudah perjalanan hidup salah satu putra terbaik bangsa. Meskipun telah tiada, semangat dan dedikasi almarhum terhadap bangsa dan negara diharapkan terus menginspirasi generasi muda Indonesia. Keluarga besar Soekarno kembali berduka, namun mereka menyadari bahwa setiap manusia pasti akan kembali kepada Sang Pencipta.

Masyarakat Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang telah berjasa dalam menjaga persatuan dan melestarikan budaya bangsa. Namun, warisan yang ditinggalkan almarhum akan terus hidup dan menjadi teladan bagi generasi penerus. Prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat menjadi bukti bahwa almarhum begitu dicintai oleh keluarga, kerabat, dan masyarakat luas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter